News Update :

Khatulistiwa Bangkit di Tangan Blogger


by Budi Rahman

99 tahun lampau tepatnya 21 Mei 1908 embrio semangat kebangsaan muncul dengan berdirinya Boedi Oetomo yang membawa semangat kebangkitan nasional. Tahun depan momen peringatan spirit kemerdekaan tersebut genap berusia seabad. Ada ambisi besar untuk memantik kembali semangat “Indonesia Bangkit” itu dari Khatulistiwa.
Asa itu bukan suatu yang mengada-ada dari sosok megalomania. Langkah itu riil dan konkrit.
Ya. Kemarin, (14/8) anak-anak muda Pontianak yang kreatif-imajinatif dan melek teknologi coba meretas asa luhur itu lewat linkage penggemar web blog. Bertempat di Ruang Rapat Walikota, mereka menggelar seremoni sederhana untuk mematching-kan semangat aktualisasi diri dan cita-cita menumbuhkan semangat kebangkitan.
Tak kurang dari 30 orang anak muda kreatif Kota Pontianak antusias mengikuti kursus dan kompetisi desain blog web yang diadakan oleh Borneo Tribune. Sejalan dengan hajat yang dimaksudkan untuk mengikat para pehobi pergaulan dunia maya itu, Nur Iskandar mengapresiasi acara ini.
Menurut Pimred Borneo Tribune itu momen ini memiliki hubungan erat dengan spirit kebangkitan nasional. Komunitas para blogger yang terkoordinir masih belum banyak jumlahnya, padahal peran mereka tak bisa dipandang sepele.
Di Pulau Kalimantan dari informasi mesin pencari Google belum terdapat komunitas ini. Untuk itu meskipun saat ini Kalbar meraih predikat sebagai provinsi terkere di Bumi Khatulistiwa, namun kehendak untuk maju mengejar ketertinggalan musti digelorakan, dan lewat even inilah harapan itu coba dibangun.
“Masa depan dunia adalah bagi mereka yang menguasai informasi,” kata Pimred yang akrab disapa Nuris mengutip “fatwa” futurolog John A. Naisbitt. Sangat jelas tendensi ungkapan yang dilontarkan oleh jurnalis yang sudah melanglang buana hingga ke Negeri Paman Sam ini. Nuris juga terinspirasi ide yang pernah dilontarkan salah satu petinggi Kota Pontianak yang pernah punya harapan “Indonesia Bangkit dari Khatulistiwa” beberapa waktu sebelumnya tampak semangat di depan para peserta yang meledak dari 20 menjadi 30.
Saat Nuris sedang asyik “menyetrum” kesadaran para peserta dengan spirit kebangkitan nasional dan kesadaran berteknologi, Walikota Pontianak dr H Buchary Abdurrachman yang barusan selesai mengikuti upacara hari jadi pramuka di Taman Alun Kapuas hadir tepat waktu. Ia membuka kegiatan dengan filosofi kesadaran berteknologi kepada para peserta yang notabene pelajar dan mahasiswa generasi muda Pontianak. Masih dengan kostum boy scout-pramukanya Pak Wali mengutarakan apresiasinya.
“Indonesia selama ini tertutup dengan berita-berita negatif dari luar,” kata walikota yang karib disapa Bang Bong ini. Dengan gelar serupa Kursus dan Kompetisi Desain Blog Web, Bang Bong berharap informasi emas dari Pontianak yang selama ini ditenggelamkan “lumpur-lumpur” bisa dimunculkan komunitas blogger yang akan mengikuti kursus dan kompetisi. Diungkap pula olehnya bahwa kebangkitan Indonesia yang mashur dengan sebutan “Zamrud Khatulistiwa” bisa dibangkitkan dari “Sabuk Khatulistiwa” alias Kota Pontianak. Akhirnya dengan ciri penampilannya yang low profile Pak Wali memberi apresiasi positif dan selamat berkompetisi pada para peserta.
Usai Pak Wali memberi sepatah dua patah kata, anggota DPRD Kota Pontianak, Paryadi yang kemarin datang khusus menjadi peserta kursus juga memberi kesan di hadapan peserta lainnya. Ia mengaku tertarik untuk mengikuti even Borneo Tribune karena didorong semangat kecintaan dan keinginmajuannya melalui dunia maya yang tanpa batas.
Sebagai tanda kesamaan semangat dan pemikiran, para peserta dan Walikota Pontianak berpose bersama panitia penyelenggara. Tersembul wajah-wajah optimis dari para peserta yang memiliki sensitivitas hightech itu.
Asriyadi Alexander Mering yang menjadi panitia pengarah (Sterring Committe) ketika diberi kesempatan bicara pada pembukaan kemarin mengatakan banyak faedah yang bisa didapapat dari web blog. Menurutnya kita tidak perlu membawa-bawa flash disk kemana-mana untuk menyimpan data, cukup simpan di blog. “Blog adalah bank data yang aman. Punya cantelan ke Google. Sangat berguna untuk simpan data,” ujar pria yang punya selera estetika tinggi ini.
Di ujung kata, sebelum bertolak ke lokasi kursus di kantor redaksi Borneo Tribune, Nuris menimpali. “Kegiatan ini tak lepas dari upaya kami sebagai orang media untuk menguatkan peran pers menjadi pilar kehidupan berdemokrasi kita. Ini salah satu mata rantai kegiatan Borneo Tribune di sisi pendidikan melalui Tribune Institutenya,” katanya. (Taken from Borneo Tribune, 2007)
Share this Article on :

3 comments:

Kapten Dan said...

Sebarkan terus demam Blog di KALBAR...Moga2 Kalbar bisa jadi pelopor Kebangkitan Bangsa.. Merdeka!!!!

pay jarot sujarwo said...

suka baca cerpen? tinggal di Pontianak? males beli buku karena harganya mahal dan isinya ga bagus? jangan khawatir. karena seorang independent writer asal pontianak, Pay Jarot Sujarwo, sebentar lagi akan meluncurkan buku kumpulan cerpennya di pontianak, yang akan diterbitkan oleh PIJAR PUBLISHING PONTIANAK. berjudul RANJANG. tidak kalah menarik dengan cerpen-cerpen dari penulis-penulis besar nasional. dan kali ini buku ini hanya di persembahkan bagi kamu-kamu yang di kalbar. dapatkan segera. RANJANG, hanya seharga lima ribu rupiah. berisi cerpen2 yang siap menggetarkan siapa saja yang membacanya. Cinta, luka, dendam, penindasan, pedophilia, pelacuran, semua cerita dikemas dengan ringan dan asik dibaca. Rugi jika tidak memilikinya

keterangan lebih lanjut silahkan kunjungi
http://payjarotsujarwo.blogspot.com

atau hubungi 0561-7520246 (fleksi) atau 081808517451
buruan, persediaan terbatas dan begitu buku ini keluar, orang-orang akan meyerbunya seperti membeli kacang goreng. Jika takut kehabisan, boleh pesan dulu ke nomor telpon di atas. Hanya lima ribu rupiah lho. Daripada kehabisan, kenapa tidak pesan sekarang?

Tolong forward pesan ini keseluruh teman yang berdomisili di kalbar

sri said...

Bravo buat Borneo Blogger Community!

Salam
Lina

Post a Comment

 
© Copyright Borneo Blogger Community 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.