News Update :

Seruan Pontianak


Kami prihatin dengan ketegangan belakangan ini, antara beberapa warga Kalimantan Barat. Sengketa kecil antar perseorangan, dari soal mobil tergores, parkir motor, sekaleng cat hingga pembelaan perempuan, berujung perkelahian besar.

Kami sadar Kalimantan Barat adalah kawasan rawan kekerasan. Perubahan sosial besar-besaran, sejak penyerahan kedaulatan dari Kerajaan Belanda kepada Republik Indonesia, lantas pengalaman 1950an serta masa Orde Baru, menciptakan banyak perubahan di Borneo. Kesultanan-kesultanan dipinggirkan. Batas-batas berubah. Hutan gundul. Lingkungan hidup rusak. Komposisi populasi berubah. Pemilihan umum sekarang dilakukan langsung.

Akar kekerasan di Kalimantan Barat adalah pembantaian kurang lebih 3,000 orang Tionghoa pada 1967. Kekerasan berbuah kekerasan. Pada 1997, sekitar 600 warga Indonesia etnik Madura dibunuh di Sanggau Ledo. Pada 1999, setidaknya 3,000 khususnya orang Madura dibantai dan 120,000 melarikan diri dari Sambas. Penderitaan mereka tentu jadi ingatan pahit kita semua. Kekerasan ini membuat masyarakat luas dirugikan. Kami punya kesan negara Indonesia membiarkan akar kekerasan merasuk semakin dalam.

Kelemahan penegakan hukum, policy pemerintahan yang kurang bermutu serta ketiadaan upaya mencari kebenaran dan keadilan, membuat kekerasan berakar makin dalam di kawasan ini. Akibatnya, banyak warga Kalimantan Barat menekankan simbol-simbol etnik, adat dan budaya secara tidak proporsional: Dayak, Jawa, Madura, Melayu, Tionghoa dan sebagainya. Bila ada persoalan kriminal biasa, orang menggesernya jadi persoalan kelompok etnik atau agama.

Namun kami ingat bahwa fitrah manusia adalah berbeda-beda dan beragam-ragam. Perbedaan bukan alasan melakukan kekerasan. Keragaman bukan alasan saling bermusuhan. Sejarah Kalimantan Barat juga mencerminkan kebersamaan, misalnya, kawin campur dan toleransi antar-agama. Manusia bagaimana pun berkembang sesuai fitrahnya. Memiliki organisasi etnik dan agama, juga bukan kejahatan, namun ia perlu dijalani dalam suatu masyarakat hukum.

Oleh karena itu, kami menyerukan warga Kalimantan Barat untuk belajar menyelesaikan perbedaan pendapat lewat cara-cara damai. Gunakan jalur hukum. Manfaatkan lembaga kepolisian, kejaksaan dan pengadilan.

Kami juga menyerukan kepada para polisi, jaksa dan hakim untuk bekerja keras, tidak berat sebelah dan bertindak sejujur-jujurnya dalam menegakkan hukum. Kami sadar hukum bukan panglima di negara Indonesia. Kami sadar korupsi mengakar bersama dengan kekerasan. Namun kita perlu memanfaatkan ruang-ruang hukum yang ada, sesempit apapun, untuk memperkuat prinsip negara hukum.

Kami minta Presiden Republik Indonesia dan Gubernur Kalimantan Barat melakukan penyelidikan terhadap pelanggaran hak asasi manusia dalam pembunuhan dan pengusiran orang Tionghoa tahun 1967 maupun orang Madura pada 1997 dan 1999. Kami minta pemerintah membentuk komisi independen untuk mencari para korban, merekam kesaksian mereka serta menyelidiki orang-orang, yang dianggap bertanggungjawab terhadap kekerasan-kekerasan tersebut, serta menyelesaikannya lewat pengadilan.

Kami percaya selama orang belum bisa belajar dari masa lalu, orang-orang yang dulu melakukan pembunuhan, juga takkan takut untuk bikin pengerahan lewat etnik, budaya atau agama, dan melakukan kekerasan lagi. Selama kebenaran dan keadilan tidak ditegakkan, selama itu pula kita tidak mengerti bagaimana hidup damai dalam persaudaraan yang tulus.


Abdullah HS
Agustinus
Ahmad Shiddiq
Alexander Mering
Amrin Zuraidi Rawansyah
Andi Fachrizal
Andi Nuradi
Andika Lay
Andreas Harsono
Ansela Sarating
Aseanty Widaningsih Pahlevi
Aswandi
Aulia Marti
Bas Andreas
Basilius Triharyanto
Benny Susetyo Pr
Bong Su Mian
Budi Miank
Budi Rahman
Chairil Effendy
Charles Wiriawan
Deman Huri Gustira
Dewi Ari Purnamawati
Dian Lestari
Dwi Syafriyanti
Faisal Riza
Fitriani
Frans Tshai
Gerry van Klinken
Gusti Suryansyah
Gustiar
Hairul Mikrad
Haitami Salim
Hamka Siregar
Hendrikus Christianus
Heriyanto Sagiya
Hermayani Putera
Ilyas Bujang
Indah Lie
Johanes Robini Marianto OP
K. Husnan KH Nuralam
Koesnan Hoesie
Kristianus Atok
Laili Khairnur
Marselina Maryani Soeryamassoeka
Max Yusuf Alqadrie
Mohammad
Nur Iskandar
Nuralam
Pabali Musa
Padmi Tjandramidi
Pahrian Siregar
Paulus Florus
Pay Jarot Sujarwo
Ridwan
Rizal Adriyanshah
Rizawati
Rizky Wahyuni
Rohana
Sapariah Saturi Harsono
Sarumli Sanah
Severianus Endi
Siti Lutfiyah
Stefanus Akim
Subardi
Subro
Supriadi
Syamsudin
Tan Tjun Hwa
Tanto Yakobus
Viryan Azis
W. Suwito
Wendi Jayanto
Yohanes Supriyadi
Yulianus
Yusriadi
Zeng Wei Jian

Share this Article on :

4 comments:

EDI PETEBANG said...

esensi seruan ini sangat mulia; sayang disajikan secara emosional dan subyektif. kenapa tidak sekalian disebut berapa korban dari melayu dan dayak? kenapa hanya Tionghoa dan Madura? seruan ini mengundang pro kontra; organisasi2 dayak protes. kita tidak tahu apa yang akan dilakukan masyarakat pada tingkat akar rumput yang menjadi subyek dan obyeknya

Raimundus Yanto said...

seruan ini mestinya tidak diekspos ke dalam media massa yang akan menjadi konsumsi publik. Akan timbul penasfiran yang berbeda-beda dari setiap individu yang membaca seruan ini.ke-78 orang tersebut mesti menempatkan permasalahan ini ke dalam ruang lingkup yang proporsional. Situasi yang berkembang di Kalimantan Barat tidak bisa diterjemahkan dan disederhanakan dalam suatu kondisi yang cendrung provokatif dan mendiskreditkan suatu kelompok masyarakat. Perlu adanya suatu studi yang mendalam, komprehensif dan berkesinambungan terhadap beberapa kasus yang pernah terjadi di wilayah Kalimantan Barat..

kia said...

Saya sendiri sih menilai positif dengan seruan pontianak ini, tapi mestinya dibahas secara mendalam dulu sebelum dicetuskannya seruan pontianak ini, supaya semua pihak dapat menyampaikan aspirasi dengan baik.

Jul Yanthi said...

saya dari Kalimantan mengucapkan trimaksih kepada Aki,
yang sudah membantu kesusahan saya dengan memberi kan nomor gaib,
saya sangat bersukur sekali karana nomor yang di berikan 4d itu tembus 100%.
berkat semua itu saya sudah lunasi hutang2 saya sebanyak 150 juta di BANK BRI.
dan saya sudah buka usaha berkat menang nomor togel yang di berikan sama KI AGENG
-JIKA ANDA SERING KALAH DALAM BERMAIN TOGEL...
.........................
1. Di Lilit Hutang
2. Selalu kalah Dalam Bermain Togel
3. Barang berharga Anda udah Habis Buat Judi Togel
4. Anda Udah ke mana-mana tapi tidak menghasilkan Solusi yang tepat.
Dan bantuan yang di berikan Aki bukan hanya Togel tpi Masi banyak Lagi………..
Untuk dapatkan Bantuan seperti Kami dari KI AGENG Andah harus Gabung
Dalam buku member Aki,,,!!!!!!
Dengan cara:,,,,,,
TLPN: KI AGENG
DI NOMOR,
0852-8742-5759
ATAU BERKUNJUNG DISINI
www.ramalan-toto.blogspot.com/
angka gaib yang di berikan Aki tidak perlu diragukan lagi
saya jamin 100% tembus.soalx saya sudah pernah membuktikannya
kini giliran Anda…..




+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++




saya dari Kalimantan mengucapkan trimaksih kepada Aki,
yang sudah membantu kesusahan saya dengan memberi kan nomor gaib,
saya sangat bersukur sekali karana nomor yang di berikan 4d itu tembus 100%.
berkat semua itu saya sudah lunasi hutang2 saya sebanyak 150 juta di BANK BRI.
dan saya sudah buka usaha berkat menang nomor togel yang di berikan sama KI AGENG
-JIKA ANDA SERING KALAH DALAM BERMAIN TOGEL...
.........................
1. Di Lilit Hutang
2. Selalu kalah Dalam Bermain Togel
3. Barang berharga Anda udah Habis Buat Judi Togel
4. Anda Udah ke mana-mana tapi tidak menghasilkan Solusi yang tepat.
Dan bantuan yang di berikan Aki bukan hanya Togel tpi Masi banyak Lagi………..
Untuk dapatkan Bantuan seperti Kami dari KI AGENG Andah harus Gabung
Dalam buku member Aki,,,!!!!!!
Dengan cara:,,,,,,
TLPN: KI AGENG
DI NOMOR,
0852-8742-5759
ATAU BERKUNJUNG DISINI
www.ramalan-toto.blogspot.com/
angka gaib yang di berikan Aki tidak perlu diragukan lagi
saya jamin 100% tembus.soalx saya sudah pernah membuktikannya
kini giliran Anda…..




+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++



saya dari Kalimantan mengucapkan trimaksih kepada Aki,
yang sudah membantu kesusahan saya dengan memberi kan nomor gaib,
saya sangat bersukur sekali karana nomor yang di berikan 4d itu tembus 100%.
berkat semua itu saya sudah lunasi hutang2 saya sebanyak 150 juta di BANK BRI.
dan saya sudah buka usaha berkat menang nomor togel yang di berikan sama KI AGENG
-JIKA ANDA SERING KALAH DALAM BERMAIN TOGEL...
.........................
1. Di Lilit Hutang
2. Selalu kalah Dalam Bermain Togel
3. Barang berharga Anda udah Habis Buat Judi Togel
4. Anda Udah ke mana-mana tapi tidak menghasilkan Solusi yang tepat.
Dan bantuan yang di berikan Aki bukan hanya Togel tpi Masi banyak Lagi………..
Untuk dapatkan Bantuan seperti Kami dari KI AGENG Andah harus Gabung
Dalam buku member Aki,,,!!!!!!
Dengan cara:,,,,,,
TLPN: KI AGENG
DI NOMOR,
0852-8742-5759
ATAU BERKUNJUNG DISINI
www.ramalan-toto.blogspot.com/
angka gaib yang di berikan Aki tidak perlu diragukan lagi
saya jamin 100% tembus.soalx saya sudah pernah membuktikannya
kini giliran Anda…..

Post a Comment

 
© Copyright Borneo Blogger Community 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.